Jadilah Manusia Bijak, Jangan Mudah Terhasut Oleh Berita Murahan

27 May 2016

Beberapa bulan terakhir, makin banyak media yang sangat tidak kredibel, khususnya media online yang link nya bertebaran di social media, dan paling banyak ditemukan di social media facebook. biasanya ciri-ciri media tidak kredible itu menyebarkan informasi dengan judul yang bombastis dengan konten yang tidak bertanggung jawab, biasanya isyu-nya mengambil dari isyu yang beredar dan diplesetkan tanpa ada kebenarannya. 

 

Gambar diatas adalah contoh bagaimana berita Limbad dipelintir dan tidak dapat dipertanggung jawabkan, kalo dilihat dari nama domainnya hotel2016 jelas tidak nyambung dengan isi berita dan biasanya kalo kita klik ini bisa jadi spam atau website yang akan mencuri data online kita (tapi ini masih praduga, karena saya ngga pernah klik link model beginian.

Selain konten yang riding the wave dengan isyu yang lagi rame, yang paling empet itu adalah apabila konten yang dishare adalah konten yang terkait isu politik, jujur aja konten PKI, Orde Baru banyak tersebar di media online lewat media abal-abal ini, dan yang pasti karena judul yang heboh dan provokatif membuat orang tanpa membaca beritanya sudah di share. (Sperti kita tahu, behaviour masyarakat kita yang membaca judul sudah dapat berasumsi atau bahkan nge-judge. 

 

Nah buat teman-teman yang ada di social media, please telaah dulu sebelum men-share sebuah berita, atau kita lihat sumber dan asal-usul beritanya kredibel atau ngga. karena sebenarnya memang itu yang diharapkan penyebar berita, mereka hanya mengejar traffic tanpa peduli impact dari berita yang salah dan mengadu domba. 

Jelas banyak berita pelintiran yang digunakan untuk kepentingan pribadi pembuatnya. untuk yang berafiliasi politik, mereka memang ingin mengadu domba masyarakat dan netizen. Untuk yang berhubungan dengan adwords, mereka jelas mengejar klik agar banyak iklan yang masuk dan akhirnya penyebar berita mendapatkan uang dari hasil berita yang tak bertanggung jawabnya.

 

Pertanyaannya sampai kapan kita selalu bodoh? sampai kapan kita menjadi bangsa pemalas yang tidak mau bekerja keras dan hanya menghujat di social media, mau sampai kapan kita selalu berasumsi dan merasa benar sendiri setelah membagi berita bodong?

Hanya kita yang bisa menghentikan ini, be smart dalam berinternet. dan jangan lupa untuk selalu Bahagia

Salam Gaspol…

 


TAGS Berita hoax berita bohong berita adu domba Internet sehat social media yang benar


-

Author

Co-Founder: http://ngobrolbasket.com | http://ngobroltravel.com | http://ngobrolmotorcross.com CP: agungpuma36@gmail.com

Search

Recent Post