Indonesia Krisis Toleransi, Debat Kusir Tumbuh Subur di Era Digital

26 Jan 2017

Era Internet dan Sosial Media dan pertumbuhannya beberapa tahun terakhir cukup tinggi di Indonesia, dari media kompas, pengguna internet di Indonesia di tahun 2016 mencapai 132 juta.  Bandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang jumlah penduduknya 31 juta, atau Negara Arab Saudi yang jumlah penduduknya juga 31 juta. berarti pengguna internet di Indonesia adalah 4x dari jumlah penduduk Malaysia atau Arab Saudi di 2016.

Banyak hal positif yang dapat digali dengan era internet ini, informasi dengan sangat mudak diakses, sebagai contoh data jumlah penduduk dan pengguna internet ini dengan mudahnya ditemukan saat saya mencari di mesin pencarian Google. Tetapi banyak juga di salah gunakan oleh berbagai pihak. kita akui era internet ini menjadikan semua orang menjadi media. mereka bisa mengabarkan informasi. sehingga dimana informasi yang dipercaya diakui sebagai kebenaran. nah informasi ini yang berbahaya. kita suka menelan mentah-mentah informasi tanpa kroscek kebenarannya. sehingga muncullah perdebatan dengan bahan yang berasal dari sumber-sumber yang belum tahu kebenarannya. atau bermodal isi tulisan yang dipercayainya atau sesuai keinginan nya.

Kenapa dalam judul saya tulis sebagai “Debat Kusir” hal ini disebabkan banyak orang dan masing-masing kubu klaim kebenaran adalah pihak mereka. Sebenarnya merasa benar sendiri tidak masalah, asalkan kebenaran itu tidak dipaksakan dengan pihak lain. Sekarang yang terjadi adalah banyak orang merasa benar dan memaksakan kebenaran yang diyakininya untuk di yakini juga oleh orang lain.

Menurut saya Pribadi di era sekarang tidak ada kebenaran yang mutlak, mengingat semua yang kita lakukan pasti ada dampak kepada diri kita atau orang lain. sehingga akhirnya sesuatu yang kita lakukan kadang benar tetapi salah. atau sesuatu yang salah tetapi sebenarnya benar.

Sebagai Contoh: Saat kita mengikuti mengantar jenazah dijalan raya menggunakan motor misalnya, mengantar Jenazah adalah sesuatu yang benar, tetapi saat mengganggu pengguna lain dan kita menggunakan helm saat mengantar jenazah itu adalah salah. Nah hal ini mungkin kita bisa renungkan.

Nah dari kasus diatas banyak para pengantar jenazah itu merasa paling benar sehingga yang lain salah. padahal jelas menutup jalan dengan urakan dan memaki pengguna lain yang menutupi jalan itu jelas salah.

Dan fenomena sekarang, banyak orang berdebat menggunakan dasar dari informasi yang hanya dipercaya. dan yang paling menarik adalah perdebatan apakah Bumi itu Bulat atau Datar. Saya lihat beberapa orang yang percaya itu menggunakan dalil masing-masing yang menurut mereka sumber itu benar. tetapi mereka tidak mencoba menggali sendiri.

Alasan saya menulis ini karena banyak terjadi orang membagi informasi yang belum tentu kebenarannya dan mereka menggunakan itu untuk menyalahkan kelompok lain. Sehingga akhirnya keegoisan didahulukan, orang lain abaikan. Hal ini sudah banyak saya temukan di beberapa kejadian yang saya alami, atau hal-hal test toleransi yang saya lempar di sosial media.

Harapan saya, mulai sekarang, ayo mulai banyak membaca dan mulai menelaah sesuatu dengan dalam, sebelum menghakimi bahwa ini benar atau salah. dan yang pasti jangan lupa kerja yang benar biar ngga pusing kalo ngga punya duit.

jangan sampai menyalahkan orang lain, lalu dateng ke orang itu minta tolong dibantu karena lagi ngga punya duit. itu kan jadi konyol.

 


TAGS belajar bijak era digital filter infomasi


-

Author

Co-Founder: http://ngobrolbasket.com | http://ngobroltravel.com | http://ngobrolmotorcross.com CP: agungpuma36@gmail.com

Search

Recent Post