• 29

    Mar

    TKI Hanya dianggap Remahan Peyek Oleh Pemerintah dan Bangsa Sendiri

    Beberapa tahun lalu sempat menulis tentang informasi kehilangan Ibu saya, pencarian secara offline dan online juga saya lakukan. tahun 2012 saya mulai melakukan pencarian secara offline, berkunjung ke Kuala Lumpur, mampir ke Kedutaan dan mencari informasi tentang beliau, tapi memang tidak ada data yang tertera disana. lalu setiap malam di tahun yang sama saya juga mencoba mencari informasi secara online di http://ktkln.bnp2tki.go.id/searchtki.asp memang nama Ibu saya tidak pernah ada.   Pencarian online dan offline sudah sering saya lakukan, terhitung sejak kunjungan pertama tahun 2012, akhirnya setiap tahun saya jadwalkan rutin untuk pergi ke Malaysia. Mulai dari Kuala Lumpur, Selangor sampai Penang saya kunjungi untuk blusukan di area para TKI Indonesia Berkumpul. Saya j
    Read More
  • 25

    Jan

    TKI Indonesia adalah Pejuang untuk Keluarganya, Bukan Babu

    Semalam saya membaca screenshot tweet dari wakil rakyat terhormat FAHRI HAMZAH, perihal merendahkan TKI yang mengemis untuk menjadi Babu. mungkin buat rang-orang yang hanya mendengar tentang TKI pasti ini dianggap tweet biasa, tetapi buat saya ini telah menyakiti TKI dan bahkan keluarga TKI itu sendiri, disini saya sebagai anak TKI yang ditinggal ibu saya sebagai TKI di Malaysia tepatnya Selangor. Saya sangat menyesalkan ucapan wakil rakyat terhormat ini, Ibu saya bekerja kelar negeri menjadi Babu agar kami anak-anaknya bisa sekolah. dan yang pasti beliau mau mencari harta yang Halal untuk membiayai hidup dan sekolah saya.   Pergi sejak tahun 1998 atau 19 tahun lalu, ibu saya sempat pulang 2 tahun setelah bekerja menjadi TKI, tetapi beliau kembali lagi untuk bekerja keluar negeri da
    Read More
  • 22

    Dec

    Selamat Hari Ibu, Dimanapun Engkau Berada Semoga Tetap Berbahagia

    Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, setiap tahun saya masih menunggu keajaiban Tuhan. Menunggu ibu yang tiba-tiba muncul di depan kami. Tapi sudah “17x hari ibu” saya lewati, keajaiban itu tetap belum datang. Tapi saya masih tetap bersabar dan menunggu. Ibu saya yang 17 tahun lalu meninggalkan kami untuk bekerja di negeri jiran Malaysia. sampai sekarang tidak terdengar kabar dan berita. memang kepergian ibu saya untuk mengadu nasib di Malaysia tepatnya Selangor tidak melalui proses yang benar. Menggunakan visa turis, sehingga jelas ini melanggar aturan negara Malaysia. Tapi kita juga harus memahami bagaimana kami dari keluarga miskin yang mendapatkan janji-janji manis calo TKI dan mimpi-mimpi perubahan nasib sehingga jalan apapun meskipun salah teta
    Read More
-

Author

Co-Founder: http://ngobrolbasket.com | http://ngobroltravel.com | http://ngobrolmotorcross.com CP: agungpuma36@gmail.com

Search

Recent Post